4/11/2017

Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II Beserta Kunci Jawaban

loading...
loading...
Soal Ujian UT (Universitas Terbuka) Manajemen EKSI4310 Auditing II lengkap dengan kunci jawaban kami share untuk Anda Mahasiswa Universitas Terbuka Non Pendas FEKON (Fakultas Ekonomi) yang sekarang ini sedang menempuh pendidikan pada Semester 5. Pada postingan kami yang lalu, kami telah berbagi Soal Ujian UT Akuntansi Semester 5, terakhir kami memposting Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4207 Akuntansi Sektor Publik. Seperti yang selalu kami sampaikan pada setiap postingan kami bahwa Soal Ujian UT yang kami bagian ini merupaan ringkasan latihan soal mandiri pada setiap modul mata kuliah Anda dan materi yang ada. Soal yang kami bagikan ini tentu sudah dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasannya. Jadi Anda sangat dimudahkan sekali, Anda juga bisa mempelajari semua soal ini secara online melalui Handphone Anda, karena dalam hal ini kami tidak memisahkan antara soal dan kunci jawabannya.

Dengan adanya Soal Ujian UT Akuntansi dan berbagai Soal UT untuk jurusan lainnya baik Pendas maupun Non Pendas yang telah kami sajikan pada blog ini, tentu Anda akan lebih dimudahkan dalam mempelajari isi materi pada modul. Tak hanya soal saja, namun kami juga memposting berbagai hal lainnya terkait tugas dari Mahasiswa UT, seperti Contoh Laporan PKP UT, Contoh Laporan PKM UT dan masih banyak lainnya. Anda juga bia melihat Nilai Ujian UT pada artikel kami sebelumnya, Anda kan dipandu jika masih belum paham bagaimana cara mengecek Nilai Ujian UT.

Soal Ujian UT Akuntansi Semester 5 lainnya:

Soal Ujian UT yang kami bagikan ini tak kami pisahkan antara soal dan kunci jawabannya, jadi tentunya Anda sangat mudah sekali dalam mempelajarinya. Anda bisa mempelajari soal ini secara online. Kami juga telah menyiapkan setiap soal dalam bentuk dokumen PDF yang mana Anda bisa mendownload soal ini pada akhir artikel. Dan tak hanya soal saja, Anda juga bisa mengecek Nilai UT pada postingan yang telah kami bagikan sebelumnya, Anda bisa mengecek Nilai UT Pendas maupun Nilai UT Non Pendas.

Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II

Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II Beserta Kunci Jawaban

Seperti yang telah kami sampaikan diatas bahwa pada blog Soal UAS UT ini kami tidak hanya berbagi Soal untuk satu jurusan saja, namun kami juga berbagi berbagai soal lainnya untuk jurusan yang berbeda, nah untuk melihat lengkap soal-soal jurusan lainnya, silahkan Anda merujuk ke postingan kami Soal Ujian UT. Soal yang kami bagikan untuk jurusan Manajemen ini tentunya lengkap, mulai dari semester 1 sampai dengan semester 8, untuk melihat daftar lengkap soalnya, Anda bisa menuju artikel kami Soal Ujian UT Akuntansi.

Nah berikut ini soal lengkap dari mata kuliah EKSI4310 Auditing II lengkap dengan kunci jawaban serta pembahasan soalnya yang bisa Anda pelajari untuk persiapan dalam mengikuti ujian akhir semester nantinya.

Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310

1. Resiko yang ditanggung auditor karena sample yang diambil dalam proses pengujian tidak representatif atau mewakili populasi tempat sampel itu diambil, dikenal dengan istilah:
a. Audit risk
b. Sampling risk
c. Nonsampling risk
d. Evident risk
Jawab:
B. Sampling risk (hal 1.4)

2. Dalam satu contoh audit perusahaan manufaktur, maka populasi untuk audit bagian pembelian adalah:
a. Seluruh transaksi perusahaan
b. Seluruh transaksi pembelian dan penjualan
c. Seluruh voucher pembelian yang telah disetujui
d. Seluruh voucher pembelian yang telah teregistrasi
Jawab:
C. Seluruh voucher pembelian yang telah disetujui (hal 1.14)

3. Metode pemilihan sample yang tepat dalam auditor yang umum dilakukan adalah :
a. random sampling dan purposive sampling
b. purposive sampling dan systematic sampling
c. systematic sampling dan audit sampling
d. random sampling dan systematic sampling
Jawab:
D. Random sampling dan systematic sampling (hal 1.23)

4. Salah satu tujuan pengambilan sampel dalam pengujian substantif adalah:
a. Menentukan jumlah sampel yang dianggap benar oleh auditor
b. Pengendalian internal perusahaan terhadap berbagai kepentingan
c. Mendemontrasikan apakah pengendalian internal perusahaan telah berjalan efektif atau non efektif
d. Menentukan tingkat deviasi terbaik populasi sesungguhnya yang diramalkan oleh auditor
Jawab:
A. Menentukan jumlah sampel yang dianggap benar oleh auditor (hal 1.36)

5. Pertimbangan profesional dalam menentukan ukuran sampel harus memperhatikan tiga faktor, salah satunya adalah :
a. Saldo debet dan kredit perusahaan
b. Resiko pengukuran current ratio (CR) terlalu rendah
c. Wujud fisik suatu populasi yang terbatas dan tidak mewakili populasi keseluruhan
d. Suatu dokumen yang menjadi bukti terjadinya transaksi
Jawab:
B. Resiko pengukuran current ratio (CR) terlalu rendah (hal 1.38)

6. Salah satu faktor yang mungkin memotivasi manajemen atas terjadinya salah saji dalam asersi siklus pendapatan adalah:
a. Adanya order pelanggan secara langsung dilakukan oleh pelanggan atau melalui divisi penjualan
b. Order penjualan yang menyajikan data dasar untuk proses internal oleh penjual tentang order pelanggan.
c. Piutang mungkin salah diklasifikasikan sebagai kepemilikan lancar atau tidak lancar.
d. Dokumen pengiriman yang merupakan kontrak tertulis antara pengangkut barang dengan penjual atas penerimaan dan pengiriman barang yang keliru.
Jawab:
C. Piutang mungkin salah diklasifikasikan sebagai kepemilikan lancar atau tidak lancar. (hal 2.5)

7. Salah satu proses penjualan kredit yang terdiri dari fungsi penjualan kredit adalah:
a. Pemenuhan order penjualan
b. Order pelanggan
c. Order penjualan
d. Dokumen pengiriman
Jawab:
A. Pemenuhan order penjualan (hal 2.7)

8. Salah satu tujuan audit penerimaan kas adalah untuk meyakinkan bahwa:
a. Penjualan tunai mungkin tidak dicatat, hal ini disengaja dilakukan dalam rangka pencurian kas
b. Posisi kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahaan
c. Penerimaan mungkin dimasukkan ke akun pelanggan yang salah
d. Beberapa penerimaan mungkin tidak dicatat
Jawab:
B. Posisi kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahaan (hal 2.20)

9. Salah satu transaksi untuk penyesuaian penjualan adalah:
a. Persetujuan penjualan
b. Persetujuan kredit
c. Persetujuan diskon
d. Persetujuan
Jawab:
C. Persetujuan diskon (hal 2.23)

10. Adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab antara yang melakukan penjualan, mengirimkan barang, melakukan penagihan, memberikan otorisasi atas penjualan kredit, membuat faktur penjualan dan melakukan pencatatan merupakan ciri dari:
a. Resiko pengendalian
b. Resiko deteksi yang dapat diterima
c. Tujuan substantif
d. Tujuan pemeriksaan piutang
Jawab:
D. Tujuan pemeriksaan piutang (hal 2.29)

11. Dalam pengujian substantif yang mungkin untuk asersi piutang adalah menghitung rasio-rasio, langkah ini termasuk dalam kategori:
a. Prosedur awal
b. Prosedur analitis
c. Pengujian rincian transaksi
d. Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
A. Prosedur analitis (hal 2.32)

12. Pada audit spesifik maka semua transaksi pembelian dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode telah dicatat dalam objek audit kelas transaksi, hal ini merupakan pernyataan yang termasuk dalam asesrsi:
a. Right and obligations
b. Valuation or allocation
c. Completeness
d. Presentation and disclosure
Jawab:
C. Completeness (hal 3.4)

13. Penyusunan program audit harus disusun melalui tiga asersi yang dituju, yaitu keberadaan atau keterjadian, kelengkapan, dan penilaian. Pembuktian mengenai setiap transaksi pembelian dilaksanakan oleh lebih dari unit organisasi sehingga tercipta adanya pengecekan intern dalam setiap pelaksanaan transaksi tersebut termasuk ke dalam asersi:
a. Keberadaan dan keterjadian
b. Kelengkapan
c. Penilaian atau alokasi
d. Aktivitas kontrol transaksi
Jawab:
A. Keberadaan dan keterjadian (hal 3.10)

14. Salah satu unsur aktiva tetap dalam pengujian substantif saldo aktiva tetap yang dihitung untuk proses audit adalah:
a. Rekening koran
b. Akumulasi penyusutan
c. Piutang dagang
d. Laba rugi selisih kurs
Jawab:
B. Akumulasi penyusutan (hal 3.25)

15. Desain untuk pengujian substantif saldo aktiva tetap dengan menghitung rasio turn over aktiva tetap termasuk dalam kategori :
a. Prosedur audit awal
b. Pengujian terhadap transaksi rinci
c. Verifikasi penyajian dan pengungkapan
d. Prosedur analitik
Jawab:
D. Prosedur analitik (hal 3.28)

16. Salah satu tujuan audit saldo akun atas penyajian dan pengungkapan adalah:
a. Persediaan telah dinyatakan sebesar harga terendah diantara harga pokok dan harga pasar
b. Harga pokok penjualan meliputi pengaruh semua transaksi penjualan selama periode yang diperiksa
c. Persediaan dan harga pokok penjualan telah didentifikasi dan dikelompokkan dengan benar dalam laporan keuangan
d. Persediaan yang tercantum dalam neraca secara fisik benar-benar ada pada tanggal neraca
Jawab:
C. Persediaan dan harga pokok penjualan telah didentifikasi dan dikelompokkan dengan benar dalam laporan keuangan (hal 4.6).

17. Salah satu objek yang diperiksa oleh auditor adalah bukti memorial, di dalamnya terdapat pencatatan:
a. Depresiasi aktiva tetap
b. Laporan produk selesai
c. Bukti kas keluar
d. Surat order produksi
Jawab:
A. Depresiasi aktiva tetap (hal 4.9)

18. Aktivitas pengendalian terhadap aktivitas penghitungan fisik persediaan terdapat kegiatan adjustment buku pembantu persediaan berdasarkan hasil penghitungan fisik persediaan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab fungsi:
a. Akuntansi umum
b. Akuntansi biaya
c. Akuntansi keuangan
d. Akuntansi manajemen
Jawab:
B. Akuntansi biaya (hal 4.23)

19. Untuk mendapatkan keyakinan terhadap ketelitian dan keandalan hasil penghitungan fisik persediaan oleh klien, maka auditor akan melakukan:
a. Pricing test
b. Adjustment test
c. Compilation test
d. Count test
Jawab:
D. Count test ( hal 4.29)

20. Salah satu contoh perusahaan yang mencatat gaji dan upah sebagai pengeluaran utamanya dan dianggap material oleh auditor adalah:
a. Perusahaan pengeboran minyak
b. Perusahaan manufaktur
c. Perusahaan jasa konsultan
d. Perusahaan penyewaan kendaraan dan alat berat
Jawab:
C. Perusahaan jasa konsultan (hal 4.46)

21. Dalam pemeriksaan laporan keuangan klien seorang auditor akan melakukan pengujuian substantif terhadap beberapa saldo akun, kecuali saldo akun:
a. Utang gaji dan upah
b. Utang fee eksternal auditor
c. Utang bonus
d. Utang komisi
Jawab:
B. Utang fee eksternal auditor (hal 4.54)

22. Menurut tujuannya investasi dapat dibedakan menjadi:
a. Investasi lancar dan investasi jangka pendek
b. Investasi jangka pendek dan investasi jangka menengah
c. Investasi lancar dan investasi jangka panjang
d. Investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang
Jawab:
C. Investasi lancar dan investasi jangka panjang (hal 5.2)

23. Salah satu tujuan pengendalian intern terhadap investasi adalah sebagai berikut:
a. Adanya pembatasan penguasaan aktiva
b. Pencatatan jumlah dan periode berdasarkan tahun lalu
c. Pelaksanaan transaksi sesuai dengan permintaan pasar
d. Permintaan investasi harus sesuai kegiatan utama perusahaan
Jawab:
A. Adanya pembatasan penguasaan aktiva (5.6)

24. Pencatatan perusahaan yang berhubungan dengan transaksi ekuitas pemegang saham adalah:
a. Obligasi
b. Utang bunga
c. Transaksi utang jangka panjang
d. Dividen
Jawab:
D. Dividen (hal 6.3)

25. Memeriksa dokumentasi dan otorisasi perolehan perjanjian obligasi dan kontrak jangka panjang lainnya dalam hubungan tujuan audit dan prosedur audit utang jangka panjang termasuk ke dalam tujuan audit:
a. Adanya atau terjadinya penilaian kelengkapan kewajibannya
b. Adanya kewajiban penilaiannya
c. Terjadinya kewajibannya
d. Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
C. Terjadinya kewajibannya (hal 6.5)

26. Membuktikan bahwa utang jangka panjang yang dicantumkan di neraca merupakan klaim kreditur terhadap aktivitas entitas merupakan tujuan substantif terhadap:
a. Risiko deteksi
b. Utang jangka panjang
c. Penyajian dan pengungkapan
d. Verifikasi ketelitian
Jawab:
B. Utang jangka panjang (hal 6.18)

27. Menentukan bahwa saldo utang jangka panjang diidentifikasi dan diklasifikasikan dengan tepat dalam laporan keuangan, dalam pengujian substantif atas asersi utang jangka panjang kategori:
a. Prosedur awal
b. Prosedur analitis
c. Pengujian terinci atas saldo
d. Penyajian dan pengungkapan
Jawab:
D. Penyajian dan pengungkapan (hal 6.22)

28. Perbedaan utama pengujian substantif terhadap ekuitas pemegang saham dengan pengujian substantif terhadap aktiva lancar, adalah pengujian substantif untuk ekuitas pemegang bersifat:
a. Frekuensi terjadinya tinggi , jumlah rupiah setiap transaksi kecil
b. Frekuensi terjadinya tinggi, jumlah rupiah setiap transaksi besar
c. Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi besar
d. Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi kecil
Jawab:
C. Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi besar (hal 6.29)

29. Menentukan bahwa saldo ekuitas pemegang saham diidentifikasi dan diklasifikasikan dengan tepat dalam laporan keuangan dalam pengujian substantif atas asersi ekuitas pemegang saham masuk dalam kategori:
a. Penyajian dan pengungkapan
b. Pengujian terinci atas transaksi
c. Prosedur analitis
d. Prosedur awal
Jawab:
A. Penyajian dan pengungkapan (hal 6.37)

30. Prinsip akuntansi yang berlaku umum dalam penyajian kas di neraca menyebutkan bahwa kas yang dicatat adalah:
a. Kas dalam bentuk valas murni
b. Semua rekening giro di bank
c. Kas yang akan diterima
d. Kas valas konversi dengan rupiah pada tanggal neraca
Jawab:
D. Kas valas konversi dengan rupiah pada tanggal neraca (hal 7.2)

31. Pengujian mendetail transaksi klien perlu dilakukan auditor, salah satunya adalah kumpulan rekonsiliasi atas transaksi perbankan dan saldo yang disesuaikan dengan data per buku dalam suatu periode waktu dikenal dengan istilah:
a. Proof of cash
b. Transfer bank
c. Cuttoff kas
d. Transfer schedule
Jawab:
A. Proof of cash (hal 7.9)

32. Transfer kas antar bank akhir tahun telah dicatat pada periode yang benar, hal ini dilakukan auditor untuk memenuhi asersi :
a. Adanya atau terjadinya
b. Hak dan kewajiban
c. Kelengkapannya
d. Penilaian atau alokasinya
Jawab:
C. Kelengkapannya (hal 7.13)

33. Dalam pelaksanaan audit seorang auditor harus menentukan control risk yang relevan berkaitan dengan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dalam setiap siklus yang mempengaruhi saldo kas, hal ini menyangkut langkah-langkah yang dilakukan auditor pada proses:
a. Substantive test
b. Detection risk
c. Melakukan prosedur awal
d. Melakukan prosedur analitis
Jawab:
B. Detection risk (hal 7.14)

34. Mengkonfirmasi simpanan di bank dan saldo pinjaman merupakan bagian dari pengujian mendetail saldo kas, pada tahap inisalah satu yang dilakukan auditor adalah:
a. Menanyakan saldo pinjaman
b. Memeriksa semua kas
c. Meminta klien menunjukkan kas lain
d. Memastikan semua cek yang belum didepositokan telah dicatat
Jawab:
A. Menanyakan saldo pinjaman (hal 7.23)

35. Prosedur audit untuk mendeteksi lapping diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Menelusuri semua cek pada tahun sebelumnya
b. Menelusuri deposit on transit
c. Menscan cuttoff statement
d. Melaksanakan suprise cash count
Jawab:
D. Melaksanakan suprise cash count (hal 7.30)

36. Yang bukan menjadi tanggung jawab seorang auditor atas kejadian transaksi menurut SAS 1 adalah sebagai berikut:
a. Memiliki dampak material terhadap laporan keuangan
b. Terjadi setelah tanggal penerbitan laporan dan berdampak luar biasa
c. Peristiwa penting dan bersifat luar biasa
d. Terjadi setelah tanggal neraca tapi sebelum tanggal laporan auditor
Jawab:
B. Terjadi setelah tanggal penerbitan laporan dan berdampak luar biasa (hal 8.3)

37. Dalam pemberian opini jika subsequent event tidak berhasil diungkapkan maka opini yang tidak boleh diberikan pada laporan klien adalah:
a. Unqualified opinion
b. Qualified opinion
c. Disclaimer opinion
d. Adverse opinion
Jawab:
A. Unqualified opinion (hal 8.5)

38. Bentuk komunikasi auditor dengan pihak klien yang melibatkan komite audit dan pihak manajemen biasanya berbentuk:
a. Konfirmasi
b. Opini
c. Management letter
d. Rekonsiliasi
Jawab:
C. Management letter (hal 8.18)

39. Opini auditor dalam laporan auditor independen terdapat dalam paragraf :
a. Pendahuluan
b. Ketiga
c. Luas pemeriksaan
d. Pertama
Jawab:
B. Ketiga (hal 8.38)

40. Seseorang yang berprofesi sebagai akuntan publik yang dapat mengeluarkan suatu pernyataan atau komunikasi tertulis yang mencerminkan suatu konklusi atau kehandalan asersi tertulissuatu pihak dikenal dengan istilah:
a. Management letter
b. Opini report
c. Konfirmasi letter
d. Attest engagement
Jawab:
D. Attest engagement (hal 9.2)

Download Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310

Soal yang kami bagikan ini tak hanya dalam bentuk artikel saja, namun kami juga telah menyiapkan soal-soal ini dalam bentuk dokumen PDF yang mana bisa Anda unduh langsung untuk nanti Anda cetak dan pelajari di rumah, jadi Anda tidak perlu repot untuk melakukan copy-paste artikel ini. Nah berikut ini bisa Anda Download Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II, berikut silahkan klik link dibawah ini.


Kami berharap soal-soal yang kami bagikan pada blog Soal UAS UT ini bisa berguna bagi Anda dalam menyiapan diri untuk mengikuti Ujian Akhir Semester nantinya. Dengan mempelajari soal seperti ini yang sudah dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan jawabannya tentu Anda akan lebih mudah mengingat materinya jika kemungkinan nantinya soal yang sama keluar pada waktu ujian.

Sekian artikel ami terkait Soal Ujian UT Manahemen EKSI4310 Auditing II, semoga artikel ini bisa berguna bagi Anda. Jika Anda ada pertanyaan terait koten pada blog ini, silahkan hubungi kami melalui halaman Contact Jangan lupa juga untuk merekomendasikan blog kami pada teman Anda yang lainnya, dan berbagi Soal kami pada Social Media agar teman Anda bisa mengetahuinya juga, terima kasih.
Soal Ujian UT Akuntansi EKSI4310 Auditing II Beserta Kunci Jawaban Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rani Kusmanti